January 2011
36 posts
jurnaljurnil fikom unpad 09!
such a glee in the blues blast :D
*err you can make your own with: pummelvision.com/
“Hey! Salah besar. Kalau kamu ngira nikah itu adalah kesempatan bagi para perempuan untuk dijaga-jagain cowok, dimanja-manja cowok. Inget juga— kalau suami lagi galau/gamang/labil etc, udah kewajiban kamu buat ngejaga suami— bukannya ngeluh terus ninggalin. Seorang perempuan adakalanya harus lebih tangguh daripada suaminya.”
—Yuwelda Bakhtiar.
Realistic...
for what it's worth.
I remember. Rasulullah! Kamu menjenguk pria pelempar ee onta setiamu itu, eh?Atau ada salah seorang, penerusmu, Al-Ayyubi. Lalakon perang salib. Salaam. Menghadiahi salam kepada musuh— secara terhormat.
Cinta. Cinta apa ya Rasul? Ketidaktahuan mereka akan cinta, bah. Membutakan. Malah makin membabibutakan. Otoritas, ya. Otoritas penebar cinta kasih Tuhan di sini ini, harus ada!...
Funny how we believe what the newspapers/tv say, but question what God says…
– @TRZRMKY (via theyanirma)
O-K!
Menertawakan kekerdilan diri yang terjadi semenit atau mungkin berjuta menit yang lalu! Hahaha. Puaskan, puaskan!
Cupu sekali deh kamu Nona Tristia Riskawati. Abis. Ya udah lah ya! Yang lalu biarlah berlalu. Cape deh dipusingkan dengan penyesalan tiada batas.
Songsong hari esok untuk yang lebih baik! YEAH. Hidup hanya sekali! Cause everything’s gonna be OK! Rajin pangkal pandai, hemat...
nyekil.
Secara tidak sadar Dudung mencumbu. Dan Cici terhenti sejenak. Sejenak ngeri. Ngeri sekali. Cici tahu dengan teramat sangat. Yakin benar dengan perasaan terkulum-kulum sejak dahulu. Dan Tuhan, benar-benar sebenar-benarnya Dia paham.
Tutur kata Dudung kembali menderu deras. Komat-kamit bebas romantisan. Kok bisa ya, dia? Cici sangat awas. Dudung menganggap Dudung tidak sedang nyekil. Tapi...
shortsighted.
Jujur. Kecewa.
They are kind of shortsighted about love. Ah, perhaps. Mungkin mereka belum tahu sebuah bagian. Hmm. Biarkan? Tahan?
Kapan dijewantahkan?
Betapapun— saya sayang kamu, dan kamu, eh kamu juga! Banget. Ingin para-kamu tahu dan merasa: inilah cinta.
Don’t you want to know a secret?
I have an oracle within. Mightiest.
*image taken from this.
novel. dongeng sebelum tidur. ajip
Mewawancarai Acep Iwan Saidi di bangku Masjid Salman ITB merupakan suatu kehormatan bagi saya— si sastrawati ngaco. Maghrib akan mulai berkumandang pada sore Jumat, 14 Januari 2011.
Saya kira, ketika dia hendak lekas pergi setelah menjadi pembahas suatu acara bincang buku— dia menolak diwawancarai— atau menerima pinta saya tetapi dengan berat hati gimana gitu. Eh...
things worth saying.
Bagaimana kalau saya mulai bilang? Kapan? Sudah dicoba satu dua tiga empat kali— tapi gagal. Semua gagal.
Tuhan! Benarkah adanya? Kamu mengalkulasi jerih payahku?
Trauma!
Mengutarakan. Menyelatankan. Menimurkan. Membaratkan.
Bilang bilang bilang. Coba saja. Kapan? Belum bisa. Pokoknya belum. Penting penting penting. Urusan penting seantero umat manusia ini— jangan salah....
tersesat, sayangku.
tersesat. saya suka. tersesat dalam kamu yang menantang bagai labirin, sayangku. hahaha. tentu tidaak ya deh yang ini.
saya suka tersesat— adalah sebuah seni menemukan cara ampuh untuk minggat dari sesat yang kian menerjang.
suka suka suka ketika memang sudah menemukannya. bergembira ria menyapu keringat. bernafas panjang. menjadi lebih baik.
manis perjuangan biar...
saya ceria 2011.
Di 2011 saya ingin:
tiasa nyarios sunda nu lemes
mengurangi waktu tidur, maksimal 3 jam per hari.
tidak gampang tidur di bus damri
belajar materi jurnalistik seru sik asik tiap malam
belajar ilmu lain (ilmu falak misalnya—> serius aja nih lo?)
baca buku tiap malam
ngehapalin ayat + artinya —> 3 ayat perminggu
berdialog— bukan sekadar membaca kitab suci
...
sleep-me-not
Tired being in conformity, being almost same-willed with the others— meh. That’s terrible. I always be in like with the saying only a dead fish swim with the stream.
But the fact it seems that I swam smoothly with the stream. Recently.
I don’t have believe in me several times. Even God. I sometimes do betray Him not believing His power. Too bad. Bad. Bad. Bad.
So here I am....
the wildest state.
I have a wildest state of mine. So do you, believe me.
Nggak peduli deh saya dan kamu se-manis-manja-putri-ayu apa. Atau ada akhi ukhti saling tunduk-tundukan biar nggak ada zina hati. Seluruh penduduk semesta ini sungguhlah LIAR. Tersembunyi maupun tersingkap. Rawr.
Ngemeng-ngemeng tentang akhi-ukhti— ada cerita. Horor abis deh tapi nggak ada dewi persik lagi keramas-keramasan...
dua.
Dua tahun dan sial— tetap sama.
Lebih kuat lebih lemahnya— tidak tahu. Memudar rona merahnya. Berkurang tegang kejutnya. Atau malah hati tak pantas makin meronta— meminta-pinta cinta? Ah pengemis.
Mungkin lebih bijaksana. Dan elegan. Mungkin manajemennya makin mutakhir. Diperbaharui selagi sempat. Ciamik, everything nice, sugar.
Sehingga tidak meledak-ledak....
the social-prayer, are just we?
Pengalamannya dalam hal-hal serupa ini telah terlalu banyak dan terlalu pahit.
Telah amat sering dia tertipu dahulu, waktu mudanya, ketika ia mengembara ke seluruh dunia, betapa orang-orang yang datang kepadanya dan mengatakan hendak menolongnya, sebaliknya telah menimbulkan celaka padanya.
Berkali-kali dia mengalami yang serupa itu sejak waktu mudanya. Bukan saja dia telah...
December 2010
30 posts