December 2011
20 posts
(it's not that easy to) walk my talk.
Jadi, wahai Tuan dan Nona, ketika saban hari mengantar saudara ke Jakarta— di mobil— berusahalah saya (dengan amat sangat semangat hardcore) baca buku-buku ini itu. Yah—ketimbang tidur atau iseng-iseng twitteran atau fesbukan lah hee.
Katain aja deh saya ini si sok-sok (berusaha) intelektualis.
Hehe.
Soalnya ya begini, ya saudaraku, yaa habibi....
lelaki tampan.
Aku yang dahulu tak berpunya, bertangan kosong, berisi-saku hanya debu pikir usang—dimampiri keterjatuhcintaan.
Mendempul ujung ubun hingga kuku kaki. Didarahi oleh aroma. Ah, tentulah saudara saudari sekalian yakinilah benar. Aku berjodoh.
Kutambatkan hati yang ingin sepertinya meretas girang, menjilid sayang.
Tiada sekedar pengabadian rasa, namun pengejewantahan cinta.
Aku kadang...
lending your own camera as five-star-hotel giving...
Teruntuk Adinda gadungan, Aikhalid Nurlatifah.
Maafkan yunda Tristi— Tak lain karena meminjamkan kamera dengan sungguh tiada sepenuh hati! Melainkan dengan segentong kemalasan! Huahua. :[
Mulai saat ini, ketika meminjamkan kamera kepada SIAPAPUN, SOP-nya adalah:
Selalu menyediakan kamera dalam kondisi fully-charged.
Selalu menyelipkan Memory Card di dalamnya.
Selalu menyediakan...
me-rejuvenated!
Semua paket UAS semester lima terkasih telah dilahap entah secara layak maupun tidak. Nyaaam.
Ini kayak makan sayur bayam bagi yang tidak suka sayur. Atau makan ceker bagi yang tidak suka juga. Atau makan Whiskas bagi Olive kucing jablay tercinta yang hanya suka Royal Canin.
Dan mengunyah perasmanan soal-soal UAS— dengan mimik hati paling letih sungguh membikin tua.
So, I think...
that "N" itchy word.
Salman.
Yay.
Masjid ini masjidnya barudak (bukan ‘budak-budak’ heii ya) cerdas ITB yang sering jadi ’selingkuhan’ saya— penyeling ritme padat perkuliahan jurnalistik.
Namun, oh, namun. Acapkali, segelintir dari barudak cerdas ini galau berjemaah gitu sama that-N-itchy-word.
Spell it: to the N to the I to the K to the A…… daan silakan saudara teruskan...
21 tahun dalam memaknai papa.
Gambar yang tercantum dalam 9gag.com hari ini memang kaleidoskop seorang ayah dari sudut pandang pria. Tapi~ entah mengapa, kok saya sekali. Setidaknya sampai yang umur 21 tahun. Saya belum 60 tahun ya tolong. :p
Saya dibesarkan dalam keluarga yang baik-baik saja. Tidak ada badai kemelut kerumahtanggaan orang tua saya yang pantas dijadikan alur cerita sinetron stripping. Namun, entah mengapa,...
3 tags
sounds sekseh.
Teringatlah satu masa. Ini saya yang mendapat nilai akumulasi buruk dalam pelajaran Fisika. Bahkan, nyerinya: di bawah standar. Sret.
Kala itu, gaya hidup alayhumgambrengisme masih lekat dalam diri yang masih baru “hampir” tamat kelas 2 SMA.
Kenapa alay? Karena saya orangnya sok MFTF (mencoba filsuf tapi fail, sok-sok an agnostik gitu, cuh ya? haha) sekaligus BGTG (berusaha gaul...
kepemimpinan dari lantai belasan? tidak 'cuh'...
Dari Kemah Menjadi Indonesia 2011-nya Tempo Institute, Leadership Session (29/11/2011) dari General Electric merupakan bagian kesenengannya saya.
Tak dinyana, padahal ini sangat TTB (tidak tristi banget!) karena:
1. Pembicara berkemeja a la CEO (hey, where’s some men with t-shirt or flanel shirt and jeans with mountain boots to crush on? )
2. Tempat di kantor. (Mengapaaa oh mengapaaah...