RSS | Archive | Random | E-mail | AskMe

eow!

i used to be the avatar from earth kingdom, quidditch captain of ravenclaw dormitory, united states of eurasia's empress, major of bikini bottom for two periods, proud ambassador of jumbo-mumbo jupiter, pirate king sailing with quirky-yellow submarine. ;)


Tristia Riskawati's Facebook Profile


but everything goes nothing if i don't suffer like people's here:
Al-Baqarah: 214

Rawr! :O

pssst! i am their stalker

surf 'em!

Ayat Quran
Masjid Salman ITB
Indonesian Youth Conference
glory glory MANUTD
Positivity Blog
LITERATUR3
FWJ Karisma
National Geographic
We Love Hijab
Tobucil
Rukukineruku

bloggiewalkie

Farah Fitriani
Febrina Maharani
Tita Adelia
Prabaning Tyas
Putri Ariin Wulandari
Diryati Widyantari
Arumsari Widhi Astuti
Marsha Faradina
Rino Ferdian
Nur Roni Dinurohman
Damar Iradat
Annisa Oktaviana
Muhammad Ramadhan Yoan
Muhammad Aprianto Ramadhan
Maulidina Kurniawati
Egalita Irfan
Palomina Caesaria
Prima Rusdi
Valiant Buddy
Ghesi Wuri Aryani
Agung Muhammad Rivaldi
Donny Argadinata

chittychattypeople!

Shoutbox by SBox
5 November 11
Woi.
Idul Adha tidak semata kisah si Mbik, Mooo, dan &$%$^ (suara onta yang saya tiada tahu lah bagaimana jika diliterasikan :p) yang disembelih sama si Emang-Emang perkasa terus isded.
Manusia juga dituntut harus menyembelih sifat hewani dalam dirinya, loh.
Sifat hewani tentu bukan ketika Anda berpikir tentang betapa seksinya kuda, atau setianya anjing, gagahnya singa, dan yayaya.
Sifat hewani adalah ketika manusia menuhankan Hawa Nafsunya— lebih dari apa mau Illah-nya.
Mau kapan lagi diperbudak hawa nafsu heii?Kita tidak pantas deh menyandang predikat ‘manusia bebas’ jika masih diperbudaki, walaupun kita kira begitu.
Wallahualam.Just saying. ;]


“Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari  Tuhannya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik  perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?” (47:14)

Woi.

Idul Adha tidak semata kisah si Mbik, Mooo, dan &$%$^ (suara onta yang saya tiada tahu lah bagaimana jika diliterasikan :p) yang disembelih sama si Emang-Emang perkasa terus isded.

Manusia juga dituntut harus menyembelih sifat hewani dalam dirinya, loh.

Sifat hewani tentu bukan ketika Anda berpikir tentang betapa seksinya kuda, atau setianya anjing, gagahnya singa, dan yayaya.

Sifat hewani adalah ketika manusia menuhankan Hawa Nafsunya— lebih dari apa mau Illah-nya.

Mau kapan lagi diperbudak hawa nafsu heii?
Kita tidak pantas deh menyandang predikat ‘manusia bebas’ jika masih diperbudaki, walaupun kita kira begitu.

Wallahualam.
Just saying. ;]



“Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?” (47:14)

(Source: kakiikan)

Reblogged: kakiikan

blog comments powered by Disqus
Themed by Hunson. Originally by Josh