miceuntainya.

Pernikahan itu—
Tidak sekedar rela mencintainya.

Tapi harus juga rela MICEUN-TAI-NYA.*
Haghaghag.
Tai di sini macam-macam. Nggak hanya harfiah saja.
Tai di sini bisa aja merupakan sifat kotornya si doi.
Nah loh.
Siap nggak membilas si tai tersebut?
Karena pernikahan— bukan sekedar syalala syubidupapap.
Ini bagai institusi yang bisa mencipta peradaban mandraguna di dalamnya.
It’s a big thing, iya kan Kim (Kardashian)? Ahaha.
*Miceun tai nya= ehm, buang “pup”-nya. (Bahasa Sunda)


